Rindu? Kau lagi!

Malam yang menyebalkan datang [lagi].

langit yang sudah gelap, kian menyeramkan saja dengan selimut mendung

petir yang menggelegar bersahutan membuatku mau tak mau meringkuk dibawah selimut dan menutup telinga rapat-rapat

belum sampai semenit,

terdengar hujan deras mengguyur bumi tanpa ampun 

 

aku ketakutan,

tapi sebuah kata membuatku terjaga

-rindu

 

ah, kau!

kenapa harus datang lagi disaat aku ingin lekas terlelap seperti ini?

tidakkah kau lihat aku tengah sibuk mengusir takut?

 

ah, selalu saja!

ketakutan seperti ini membuatku rindu

-berada di dekatmu

 

aku ingin tahu,

apa kau juga tengah terjaga sepertiku?

apa rindu juga tengah merangkulmu? 

 

yaa..aku tahu..

rinduku memang tak nampak seindah pelangi,

tapi apakah tidak boleh aku berharap kau rasakan yang sama?

 

mungkin, kali ini

terpisah jarak membuatku tak dapat menyentuhmu

tapi biar kuletakkan namamu diantara semoga dan aminku-

seperti biasa-sebelum ku terlelap

 

berharap hujan malam ini bersedia membawakan pelangi untukmu, esok pagi 

untuk kutitipkan rinduku, bila kita tak sempat bertemu..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s