Kaukah itu?

sepi masih merajai sejak sore tadi-

membiarkanku membeku dengan hatiku- 

menikmati rasa hambar sendiri

 

hasrat untuk sebuah senyuman pun lenyap

apalagi sepatah kata

 

diam

kali sepertinya ini lebih menyenangkan

 

tidak ada efek-

meski merapatkan selimut berkali-kali

yang di dalam ini lebih dingin ; hati

 

sejak senja mengawali gelap tadi

ada yang menyerangku tiba-tiba

tanpa senjata

 

tapi cukup untuk membuatku seperti ini ;

layaknya robot-kaku tanpa pengendali

 

apa ini?

mengepungku diam-diam

tanpa aku dapat melawan

 

aku sendiri? kemana dia?

apa dia tengah dikepung juga?

atau bahkan diculik?

 

atau.. hanya cukup aku?

 

tahukah dia yang kudapati dalam hatiku?

apa dia rasa juga yang kurasa?

 

Rindu? Kaukah itu?

Apa kau juga tengah mengepungnya-

seperti kau mengepung kemudian menyandera hatiku?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s