Merindumu ~

meski pagi tak bernyanyi untukku

nyatanya senja masih mau-

bersenandung lirih

menggetarkan rinduku yang tertahan sejak mengenal senyumanmu

 

terkadang, waktu memang menjadi jarak-

menjadi penghalang

membuat dua hati berbeda ruang

 

tapi aku kira tak apa

biar kuikat rindu ini sementara

biar kunikmati dulu pahit dan manisnya

lalu kulepas

 

detik selanjutnya

biar kurasakan indah,

merindumu dalam diam.

 

terimakasih untuk senyuman hari ini

besok lagi ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s